Tentang Aku

PENJELAJAH PERADABAN

Penjelajah Peradaban adalah dua kata yang menginspirasi saya. Dari dulu sampai sekarang, saya selalu bercita-cita untuk berkeliling dunia dan menuliskan pengalaman2 yang saya dapatkan disana. Lebih lagi Inspirasi saya pada Narasi Peradaban-peradaban unggul di dunia.

Kisah Peradaban-peradaban itu. Adalah  Peradaban Atlantis, Peradaban Kerajaan Sulaiman Yunani, Mesopotamia, Romawi Kuno, Mesir Kuno, Tigris dan Eufrat, China, dan Peradaban Islam. Keseluruhan itu adalah Narasi Peradaban yang mewarnai kehidupan di Dunia Ini. Para ahli sejarah selalu mencatat peradaban itu untuk dikaji bagaimana kemajuan perdaban itu mempengaruhi dunia pada masanya. Dengan ciri khas dan kebudayaan masing-masing.

Umat Islam juga memiliki pencatat sejarah, yaitu Al-Qur’an Al-Karim yang sebagian besar merupakan kisah-kisah sejarah dunia. Oleh karen itu, situs-situs sejarah peradaban dunia yang sampai saat ini masih ada, memiliki nilai dan ketertarikan tersendiri untuk dikaji. Bagi saya, dengan mengenang situs-situs Peradaban itu, akan mengingatkan saya pada kejayaan Peradaban terbesar dalam Sejarah dunia, yang kekeuasaannya meliputi dua per tiga dunia, yaitu Peradaban Islam.

Dengan mengkaji lebih dalam akan situs Peradaban Islam dan Sejarah luar biasanya AKAL-AKAL cerdas para SDM nya dimasa-masa emas itu, membuat semangat ini muncul untuk kembali menegakkan Perdaban Islam yang damai, penuh Keberkahan dan penuh kesejahteraan itu. Namun pastilah, berbeda Peradaban Islam dulu dan yang akan datang. Sesungguhnya yang menjadi ujung tombak perdaban adalah SDM itu sendiri. Human Resources menjadi penting ketika membangun sebuah peradaban.

Jika yang membuat semangat itu tumbuh adalah bangunan arsitekturnya. Maka asalnya adalah dari AKAL manusianya. Jika saya tertarik dengan Ilmu, hipotesa, rumus-rumus, dan prinsip-prinsip yang diciptakan. Maka asalnya adalah dari AKAL manusianya. Jika saya tertarik dengan kultur, kebudayaannya yang saling membangun, saling kerjasama, persatuannya kuat. Maka asalnya adalah dari Aqidah dan Akhlak Manusianya. Semua tentang Human Resources. Semua tentang SDM nya.

Maka dua kata Penjelajah Peradaban sebenarnya tidak lagi menjadi kata yang Utopis. Karena memang telah ada Narasi-Narasi peradaban yang tegak dan berjaya. Tinggal siapa yang mau Menjelajahi Peradaban dan kembali menumbuhkan semangat untuk menegakkannya kembali. Dengan AKAL-AKAL para Penjelajah Peradaban.,

Lalu kemanakah LOG Pose Peradaban selanjutnya akan Tertuju??? Dan dimanakah Bendera Peradaban akan tertancap??