Leave a comment

Refleksi Perjuangan Umat Islam

Pada zaman Orba Indonesia mengalami fase dimana tiran sedang berkuasa dengan nyaman di pangkuan kursi empuk yang dinamakan kekuasaan. Saat itu Indonesia sebenarnya sedang bergerak untuk membangun bangsa yang memilikai martabat dan mempunyai cita-cita luhur.

Kejadian dari awal kemerdekaan hingga zaman orba dan bahkan sekarang sebenarnya merupakan antithesis dari mata rantai sejarah panjang umat muslim dunia dan visi besar dari umat muslim. Bagaimana tidak, sebelum Indonesia merdeka telah banyak perdebatan mengenai rumusan dasar Negara oleh para founding fathers. Yaitu Islam ataukah Nasionalis. Pertempuran ideologi itu dimulai saat Ir. Soekarno merumuskan teks proklamasi yang sebelumnya berdialog dengan Mr. Ahmad Soebardjo dan akhirnya dihasilkan teks proklamasi yang sekarang sering diajarkan di dalam buku-buku sejarah. Dalam analisis yang komprehensif dan objektif, sejharusnya teks proklamasi asli dan resmi adalah berdasarkan atas rumusan dari Piagam Jakarta yang disahkan pada tanggal 22 Juni 1945 lewat sidang BPUPKI. Dan disana jelas-jelas menegaskan bahwa dasar Negara Indonesia adalah syari’at Islam.

Namun pada akhirnya Nasionalismelah yang menang. Jika dilihat lebih jauh perkembangan maupun usaha pejuang masa lalu dalam menjadikan islam sebagai dasar Negara Indonesia adalah dampak dari runtuhnya kekhilafahan Islam pada tahun 1924 di Turki, yang kemudian setelah itu berkembanglah peradaban barat yang menghegemoni.

Namun seiring perkembangan dan pertumbuhan sosial, dakwah islam mulai bangkit kembali dan menawarkan persatuan umat untuk cita-cita besar kebangkitan umat Islam. Tentu saja persatuan ini dimulakan dengan persaudaraan seaqidah, dan berprinsip bahwa dimanapun umat mengucapkan syahadat, disanalah ikatan persaudaraan dan kewajiban dalam pembelaan hak-hak dan pembebasan Negara islam harus diwujudkan hingga Indonesia mengalami kemerdekaan dengan perjuangan umat muslim yang bersatu. Maka tak ayal ketika Indonesia tidak menggunakan Islam sebagai dasar Negara, terdapat beberapa basis islam yang menghendaki syari’at Islam berdiri melakukan apa yang disebut sejarah sebagai pemberontakan.

Umat Islam Indonesia Masa Kini

Dan saat ini Indonesia tengah bergerak menuju Negara yang mencari jati dirinya dengan perbaikan-perbaikan pada permasalahan kebangsaan yang sedang melanda. Dan permasalahan utama yang tengah dihadapi umat muslim Indonesia adalah kesejahteraan, yang meliputi banyak faktor. Inilah yang membuat moral bangsa masih terpuruk. Kurangnya Pembinaan pada tingkatan moral maupun pendidikan akademis. Yang menjadikan tingkat kemandirian masyarakat rendah, alhasil perekonomian dan tingkat kesejahteraanpun rendah.

1. Masalah Pendidikan

Nampaknya proses liberalisasi juga sedang menggelayuti dunia pendidikan. Dimana pendidikan yang menjadi tanggung jawab pemerintah untuk mempermudah akses pendidikan bagi semua warga Indonesia hingga kini masih belum terwujud. Terlebih lagi dengan belum tercapainya secara realitas dilapangan bahwa anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBN. Hal ini menjadikan pihak swasta yang membuka sekolah-sekolah memasang tariff yang tak terjangkau karena bergerak secara mandiri. Disamping subsidi dari pemerintah untuk pendidikan negri terbatas

2. Masalah Kesehatan

Masih banyak masyarakat mengeluhkan ranah kesehatan yang belum dapat melayanai secara maksimal aksesnya bagi rakyat miskin. Benar saja, jika ada sebagian orang menganggap system kesehatan Indonesia juga terpengaruh oleh proses liberalisme, yang menjadikan ranah kesehatan sebagai barang komoditi perdagangan layanan kesehatan bagi orang sakit. Jelas ini membuat akses kesehatan juga tidak merata. Terlebih lagi anggaran APBN untuk Kesehatan hanya 1,5-2 %, padahal standar dari WHO sendiri anggaran kesehatan nasional ideal untuk Negara berkembang setidaknya mencapai 5 %. Ini dilihat dari segi anggaran yang tertuang dalam APBN. Belum masalah fasilitas-fasilitas kesehatan, seperti medical care, pharmaceutical care, dan lainnya yang juga belum tuntas.

3. Masalah Kemiskinan

Kurang lebih jumlah pengangguran terbuka sebanyak kurang lebih 11,6 juta orang per oktober 2005. Dan sebanyak 35 juta manusia Indonesia berada dibawah garis kemiskinan. Sungguh memprihatinkan sekelas bangsa Indonesia yang mempunyai sekitar 230 juta warga dan 80% lebih muslim yang dulu mampu meraih kejayaan. Umat Islam Indonesia kini bagaikan macan yang tertidur dan pelan-pelan bangkit belum sempurna.

Kembali Pada dakwah Islam

Keterpurukan umat Islam di Indonesia memang perlu diperbaiki sedemikian rupa hingga akhirnya dapat terangkat derajatnya. Umat kini telah jauh dari ajaran Al-Qur’an. Tingkat aplikasi ibadahpun hanya sebatas ritual saja. Dan pengaturan tata kelola kenegaraan belum sepenuhnya menggunakan dan berpijak pada Al-Qur’an dan Sunnah.

Jika membicarakan konteks ini memang kita perlu berpikir ulang mengenai keterlibatan dan dominasi fikrah Islam dalam tingkat Pemerintah maupun legislative itu sendiri. Berapa persen suara umat Islam sesungguhnya masuk ke dalam tataran pembuat undang-undang, dan berapa persen legitimasi suara umat Islam mendukung jalannya pemerintahan yang diharapkan mampu menyejahterakan.

Dakwah islam kini berada pada masa dimana benar-benar dibutuhkan mobilitas vertikal dan horizontal yang semakin progressif. Mobilitas vertical tentang nilai-nilai kebijakan yang sesuai dengan Islam dan horisontal mengenai pembinaan pada masyarakat. Dan pada akhirnya para anasir dakwahnya harus kembali berpegang teguh pada prinsip yang dibawa dengan sungguh-sungguh dan tetap bertahan.

Seperti dalam QS Ar-Rum ayat 30

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama(Islam) sesuai fitrah Allahdisebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan padaciptaan Allah.(itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.”

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: